Rabu, 21 Mei 2014

(Soft Skill) Tugas 6 PerekoIn



1. Apa yang dimaksud dengan :

a. Hedging merupakan tindakan yang dilakukan untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan risiko yang terkait dari langkah tertentu yang diambil seseorang. Hedging dalam aktivitas pasar uang adalah aktivitas untuk meniadakan risiko keuangan suatu perusahaan yang terjadi karena perubahan kurs. Hedging adalah transaksi yang dilakukan semata-mata untuk menghindari risiko kerugian akibat terjadinya perubahan kurs (Siamat, 1999).

b. Revaluasi adalah kebijakan pemerintah untuk menaikan nilai mata uang dalam negeri terhadap valuta asing.

c. Devaluasi adalah kebijakan pemerintah untuk menurunkan nilai mata uang dalam negeri terhadap valuta asing dengan sengaja. Deflasi dapat di atasi dengan cara pemerintah menambah pembelanjaan, masyarakat menambah pengeluaran.

d. Embargo adalah pelarangan perdagangan atau aktivitas ekspor impor dengan sebuah negara.

e. National Income adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh rumah tangga keluarga di suatu negara dari penyerahan faktor-faktor produksi dalam satu periode, biasanya selama satu tahun.

f. Neraca Perdagangan Internasional adalah neraca yang menggambarkan  nilai dari transaksi ekspor dan impor barang suatu Negara dalam perdagangan intrnasional. Neraca perdagangan internasional biasanya di nyatakan dengan nominal dolar AS.

g. Kuota Impor adalah salah satu kebijaksanaan non tarif (non tarif barriers), yaitu kebijakan perdagangan selain bea masuk yang dapat menimbulkan distorsi, sehingga mengurangi potensi manfaat perdagangan internasional.  Kuota impor itu sendiri diarti-kan sebagai tindakan sepihak yang dilakukan secara sepihak dengan jalan menentukan batas maksimum jumlah barang yang boleh diimpor selama jangka waktu tertentu

h. Kuota Ekspor adalah batas unit barang yang bisa dibeli didalam negeri.

Referensi :


2. Apa yang dimaksud dengan “Laju Pertumbuhan Penduduk > Laju Pertumbuhan Ekonomi” adalah:

Laju pertumbuhan penduduk adalah angka yang menunjukkan banyak atau sedikitnya pertumbuhan penduduk tiap tahun dalam kurun waktu tertentu, umumnya 10 tahun. Indonesia merupakan negara yang memiliki laju pertumbuhan yang tinggi. Adapun tindakan yang telah dan dapat dilakukan oleh pemerintah dalam mengontrol laju pertumbuhan penduduk adalah:
  1. Program keluarga berencana
  2. Meningkatkan sumber daya manusia yang telah ada
  3. Tingkat penduduk terhadap investasi
Jadi, semakin rendah laju pertumbuhan penduduk suatu negara akan semakin menguntungkan bagi peningkatan kemakmuran negara tersebut. Laju pertumbuhan penduduk yang tinggi akan menimbulkan banyak masalah bagi negara jika tidak diikuti dengan peningkatan produksi dan efisiensi dibidang lainnya. Banyaknya jumlah penduduk akan menambah beban sumber daya produktif terhadap sumber daya yang belum produktif yang akibat lanjutnya akan menciptakan masalah sosial yang cukup rumit.



3. Apa yang dimaksud dengan :

a. Kemiskinan absolute adalah apabila hasil pendapatannya berada di bawah garis kemiskinan, tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup minimum, seperti: pangan, sandang, kesehatan, papan, pendidikan.

b. Kemiskinan relatif adalah apabila seseorang tersebut sebenarnya telah hidup di atas garis kemiskinan namun masih berada di bawah kemampuan masyarakat sekitarnya, contohnya seseorang yang tinggal di perumahan menengah ke atas, melihat tetangga nya memiliki mobil sedangkan dirinya tidak memiliki mobil sehingga dia beranggapan bahwa dia masih miskin.


Selasa, 13 Mei 2014

(Soft Skill) Tugas 5 PerekoIn



1. TINDAKAN YANG DILAKUKAN BI JIKA PEREDARAN UANG DI INDONESIA MEMICU TIMBULNYA INFLASI

Bank Indonesia (BI) merupakan Bank Central yang mengatur peredaran uang agar tidak terjadi inflasi, namun apabila peredaran uang dianggap menimbukan inflasi, BI akan berupaya untuk mengatur jumlah kebutuhan uang berdasarkan supply dan demand yang sesuai dengan kebutuhan perekonomian nasional. Langkah ini dimaksudkan agar dapat menjaga tingkat inflasi sesuai yang ditargetkan pemerintah atau BI dapat melakukan kebijakan kebijakan sebagai berikut:
1. Politik diskonto: kebijakan yang dilakukan oleh bank sentral dengan menambah atau mengurangi jumlah uang dengan cara menaikan atau menurunkan tingkat suku bunga
2. Operasi pasar terbuka: Cara mengendalikan uang yang beredar dengan menjual atau membeli surat berharga pemerintah (government securities).
3. Peningkatan cash ratio: Kebijakan persediaan kas artinya cadangan yang diwajibkan oleh Bank Sentral kepada bank-bank umum yang besarnya tergantung kepada keputusan dari bank sentral/pemerintah.
4. Politik uang ketat: Kebijakan untuk mengurangi banyaknya jumlah uang yang beredar.
5. Mengatur penerimaan dan pengeluaran pemerintah, sehingga pengeluaran keseluruhan dalam perekonomian bisa dikendalikan. Pemerintah tidak menambah pengeluarannya agar anggaran tidak defisit.


2. KENIAKAN BIAYA PRODUKSI YANG KURANG DIHARAPKAN DALAM PERKONOMIAN INDONESIA YANG MENYEBABKAN TERJADINYA INFLASI

Jika inflasi yang terjadi karena naiknya biaya produksi kurang diharapkan dalam perekonomian Indonesia. Hal ini dinamakan Cost Push Inflation atau inflasi yang timbul karena kenaikan biaya produksi. tingkat penawaran lebih rendah dibandingkan tingkat permintaan. Karena adanya kenaikan harga faktor produksi sehingga produsen terpaksa mengurangi produksinya sampai pada jumlah tertentu. Penawaran agregat terus menurun karena adanya kenaikan biaya produksi.
Apabila biaya untuk memproduksi barang naik berarti harga barang-barang naik, nah kalau harga barang naik berarti orang akan membatasi membeli barang, sedikit menabung juga karena banyak orang jarang membelanjakan uangnya untuk membeli barang, jadi jumlah uang yang dikeluarkan lebih banyak untuk membeli sedikit barang yang hargnya semakin mahal. Hal ini mengindikasikan adanya inflasi pada suatu Negara yang salah satunya disebabkan naiknya boaya produksi.


3. SEBUTKAN 4 FAKTOR UTAMA YANG MENYEBABKAN TIMBULNYA PERDAGANGAN INTERNASIONAL !

 Faktor-Faktor Penyebab Timbulnya Perdagangan Internasional
Tentu ada banyak faktor yang mempengaruhinya, faktor-faktor yang mempengaruhinya adalah yang sebagai berikut :
a.       Perbedaan sumber daya alam yang dimiliki
Penyebab utama timbulnya perdagangan internasional adalah adanya perbedaan sumber daya alam. Sumber daya alam yang dimiliki masing-masing Negara berbeda. Jarang sekali suatu negara dapat memenuhi seluruh kebutuhannya dengan sumber daya alam yang dimilikinya. Oleh karena itu masing-masing negara harus melakukan pertukaran.
 b.      Perbedaan faktor produksi
Selain faktor produksi alam, suatu negara mempunyai perbedaan kemampuan tenaga kerja, besarnya modal yang dimiliki, dan keterampilan seorang pengusaha. Oleh karena itu, produk yang dihasilkan oleh suatu negara juga mengalami perbedaan, sehingga dibutuhkan adanya perdagangan.
 c.       Kondisi ekonomis yang berbeda
Karena adanya perbedaan faktor produksi yang mengakibatkan perbedaan biaya produksi yang dikeluarkan untuk membuat barang, maka bisa jadi dalam suatu Negara memerlukan biaya tinggi untuk memproduksi barang tertentu. Sehingga negara tersebut bermaksud mengimpor barang dari luar negeri karena biayanya dianggap lebih murah.
 d.      Efisiensi (Penghematan biaya produksi)
Dengan adanya perdagangan internasional suatu negara dapat memasarkan hasil produksinya pada banyak negara. Negara tersebut berproduksi dalam jumlah besar sehingga dapat menurunkan biaya produksi. Barang yang diproduksi dalam jumlah besar akan lebih murah daripada barang yang diproduksi dalam jumlah kecil.