1. Apa yang dimaksud dengan :
a. Hedging merupakan tindakan yang dilakukan untuk
mengurangi atau bahkan menghilangkan risiko yang terkait dari langkah tertentu
yang diambil seseorang. Hedging dalam aktivitas pasar uang adalah aktivitas
untuk meniadakan risiko keuangan suatu perusahaan yang terjadi karena perubahan
kurs. Hedging adalah transaksi yang dilakukan semata-mata untuk menghindari
risiko kerugian akibat terjadinya perubahan kurs (Siamat, 1999).
b. Revaluasi adalah kebijakan pemerintah untuk menaikan
nilai mata uang dalam negeri terhadap valuta asing.
c. Devaluasi adalah kebijakan pemerintah untuk menurunkan
nilai mata uang dalam negeri terhadap valuta asing dengan sengaja. Deflasi
dapat di atasi dengan cara pemerintah menambah pembelanjaan, masyarakat
menambah pengeluaran.
d. Embargo adalah pelarangan perdagangan atau aktivitas
ekspor impor dengan sebuah negara.
e. National Income adalah jumlah pendapatan yang diterima
oleh seluruh rumah tangga keluarga di suatu negara dari penyerahan
faktor-faktor produksi dalam satu periode, biasanya selama satu tahun.
f. Neraca Perdagangan Internasional adalah neraca yang
menggambarkan nilai dari transaksi ekspor dan impor barang suatu Negara
dalam perdagangan intrnasional. Neraca perdagangan internasional biasanya di
nyatakan dengan nominal dolar AS.
g. Kuota Impor adalah salah satu kebijaksanaan non
tarif (non tarif barriers), yaitu kebijakan perdagangan selain bea masuk yang
dapat menimbulkan distorsi, sehingga mengurangi potensi manfaat perdagangan
internasional. Kuota impor itu sendiri diarti-kan sebagai tindakan
sepihak yang dilakukan secara sepihak dengan jalan menentukan batas maksimum
jumlah barang yang boleh diimpor selama jangka waktu tertentu
h. Kuota Ekspor adalah batas unit barang yang bisa dibeli
didalam negeri.
Referensi :
2. Apa yang dimaksud dengan “Laju Pertumbuhan Penduduk > Laju
Pertumbuhan Ekonomi” adalah:
Laju pertumbuhan penduduk adalah angka yang menunjukkan
banyak atau sedikitnya pertumbuhan penduduk tiap tahun dalam kurun waktu
tertentu, umumnya 10 tahun. Indonesia merupakan negara yang memiliki laju
pertumbuhan yang tinggi. Adapun tindakan yang telah dan dapat dilakukan oleh
pemerintah dalam mengontrol laju pertumbuhan penduduk adalah:
- Program keluarga berencana
- Meningkatkan sumber daya manusia yang telah ada
- Tingkat penduduk terhadap investasi
Jadi, semakin rendah laju pertumbuhan penduduk suatu negara
akan semakin menguntungkan bagi peningkatan kemakmuran negara tersebut. Laju
pertumbuhan penduduk yang tinggi akan menimbulkan banyak masalah bagi negara
jika tidak diikuti dengan peningkatan produksi dan efisiensi dibidang lainnya.
Banyaknya jumlah penduduk akan menambah beban sumber daya produktif terhadap
sumber daya yang belum produktif yang akibat lanjutnya akan menciptakan masalah
sosial yang cukup rumit.
Referensi : http://ayuriskaamelia.wordpress.com/soft-skill/laju-pertumbuhan-penduduk-terhadap-perekonomian-indonesia
3. Apa yang dimaksud dengan :
a. Kemiskinan absolute adalah apabila hasil
pendapatannya berada di bawah garis kemiskinan, tidak cukup untuk memenuhi
kebutuhan hidup minimum, seperti: pangan, sandang, kesehatan, papan,
pendidikan.
b. Kemiskinan relatif adalah apabila seseorang tersebut
sebenarnya telah hidup di atas garis kemiskinan namun masih berada di bawah
kemampuan masyarakat sekitarnya, contohnya seseorang yang tinggal di perumahan
menengah ke atas, melihat tetangga nya memiliki mobil sedangkan dirinya tidak
memiliki mobil sehingga dia beranggapan bahwa dia masih miskin.