Selasa, 18 Maret 2014

(Soft Skill) Tugas 1 PerekoIn



Apa sih investasi itu ?

Investasi sering juga disebut penanaman modal atau pembentukan modal. Investasi dapat diartikan sebagai pengeluaran penanam-penanam modal atau perusahaan untuk membeli barang-barang modal atau perlengkapan-perlengkapan produksi untuk menambah kemampuan memproduksi barang-barang dan jasa-jasa yang tersedia dalam perekonomian. Jadi sebuah pengeluaran dapat dikatakan sebagai investasi jika ditujukan untuk meningkatkan kemampuan produksi. Investasi merupakan hal yang penting dalam perekonomian.
Referensi: 

Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat investasi :


  1. Suku Bunga,merupakan faktor yang sangat penting dalam menarik investasi karena sebagian besar investasi biasanya dibiayai dari pinjaman bank.Jika suku bunga pinjamanan turun maka akan mendorong investor untuk meminjam modal dan dengan pinjaman modal tersebut maka ia akan melakukan investasi.
  2. Pendapatan Nasional per Kapita,untuk tingkat negara (nasinal) dan PDRB per kapita untuk tingkat propinsi dan Kabupaten atau Kota. Pendapatan nasional per kapita dan PDRB per kapita merupakan cermin dari daya beli masyarakat atau pasar. Makin tinggi daya beli masyarakat suatu negara atau daerah (yang dicerminkan oleh pendapatan nasional per kapita atau PDRB per kapita) maka akan makin menarik negara atau daerah tersebut untuk berinvestasi.
  3. Kondisi Saran dan Prasarana. Investasi membutuhkan sarana dan prasarana pendukung.Prasarana dan sarana pendukung tersebut meliputi sarana dan prasarana transportasi,komunikasi,utilitas,pembungan limbah dan lain-lain. Sarana dan prasarana transportasi contohnya antara lain : jalan,terminal,pelabuhan,bandar udara dan lain-lain.Sarana dan prasarana telekomunikasi contohnya : jaringan telepon kabel maupun nirkabel,jaringan internet,prasarana dan sarana pos. Sedangkan contoh dari utilitas adalah tersedianya air bersih,listrik dan lain-lain.
  4. Birokrasi Perijinan. Birokrasi perijina merupakan faktor yang sangat penting dalam mempengaruhi investasi karena birokrasi yang panjang memperbesar biaya bagi investor. Birokrasi yang akan memperbesar biaya bagi pengusaha karena akan memperpanjang waktu berurusan dengan aparat. Padahal bagi pengusaha,waktu adalah uang. Kemungkinan yang lain,birokrasi yang panjang membuka peluang oknum aparat pemerintah untuk menarik suap dari para pengusaha dalam rangka memperpendek birokrasi tersebut.
  5. Kualitas Sumberdaya Manusia. Manusia yang berkualitas akhir-akhir ini merupakan daya tarik investasi yang cukup penting. Sebabnya adalah tekhnologi yang dipakai oleh para pengusaha makin lama makin modern . Tekhnologi modern tersebut menuntut ketrampilan lebih dari tenaga kerja.
  6. Peraturan dan Undang-undang Ketenagakerjaan. Peraturan undang-undang ketenagakerjaan ini antara lain menyangkut peraturan tentang pemutusan hubungan kerja (PHK), Upah Minimum,kontrak kerja dan lain-lain.
  7. Stabilitas Politik dan Keamanan. Stabilitas politik dan keamanan penting bagi investor karena akan menjamin kelangsungan investasinya untuk jangka panjang.
  8. Faktor-faktor Sosial Budaya. Contoh faktor sosial budaya ini misalnya selera masyarakat terhadap makanan. Orang Jawa pedalaman misalnya lebih senang masakan yang manis rasanya,sementara masyarakat Jawa pesisiran lebih senang masakan yang asin rasanya.


Referensi :  

Didalam suatu negara,terutama dinegara yang sedang berkembang. Modal merupakan salah satu syarat utama dalam mencapai kemajuan ekonomi. Jelaskan pernyataan tsb !
Pembangunan/pertumbuhan ekonomi menggambarkan upaya suatu bangsa atau negara dalam meningkatkan kemakmuran mereka dalam bentuk meningkatnya produksi barang dan jasa. Besarnya produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara dinamakan produksi nasional atau pendapatan nasional. Semakin besar kemampuan untuk menghasilkan barang dan jasa,makin banyak pula kebutuhan-kebutuhan material yang dapat dipenuhi. Dengan modal itulah para pelaku ekonomi dapat meningkatkan kemampuan produksinya, dan sebaliknya kekurangan modal akan menghambat proses produksi. Dan tentunya jika hal ini dibiarkan tentu akan menimbulkan masalah-masalah yang berkelanjutan.
Jika di penghujung tahun 1996, banyak tokoh menyerukan penurunan suku bunga bank agar produksi lebih efisien (diantaranya oleh Bapak Habibie ), tentulah memiliki dasar yang kuat. Dengan turunnya suku bunga investasi akan menjadi meningkat, dan tentu saja ini merupakan angin segar bagi kalangan usahawan.
Referensi :
file.upi.edu/Direktori/FPEB/PRODI._EKONOMI.../Makalah_2.pdf‎


Tidak ada komentar:

Posting Komentar